Tahun Depan, SMKN 3 Sumbawa Mulai Terapkan Kurikulum Merdeka

Bagikan berita

SUMBAWA, Samotamedia.com – SMKN 3 Sumbawa akan menerapkan kurikulum merdeka mulai tahun 2023 mendatang. Berbagai persiapan dilakukan, mulai dari bimbingan teknis persiapan implementasi kurikulum merdeka hingga pendampingan Rencana Tindak Lanjut (RTL) kepala sekolah oleh Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya Yogyakarta.

Pendampingan digelar di sekolah Selasa (6/12) hingga Rabu (7/12) diikuti para guru di sekolah tersebut. Hadir sebagai narasumber, Cahya Yuana, S.Sos.,M.Pd dari BBPPMPV Seni dan Budaya Yogyakarta.

Cahya Yuana menyebut, ada dua materi yang disampaikan. Hari pertama terkait konsep kurikulum merdeka. Dijelaskannya, kurikulum merdeka memberikan keleluasaan kepada sekolah untuk merancang desain pembelajaran sesuai dengan kebutuhan. Pemerintah hanya membuat capaian pembelajaran.

”Capaian pembelajaran ini sifatnya global dia. Sehingga sekolah diberikan kebebasan untuk menerjemahkan capaian pembelajaran itu dalam bentuk tujuan-tujuan pembelajaran sesuai dengan kondisi sekolah,” jelas Cahya usai menyampaikan materi, Selasa (6/12/2022).

”Dengan begitu nanti harapannya sekolah bisa punya kesempatan untuk membuat sebuah pembelajaran yang sesuai dengan kondisi sekolah, sesuai dengan kondisi industri atau juga dengan kondisi anak,” tambahnya.

Baca juga:  Kuliah di UNU NTB, Dapatkan Beasiswa untuk Semua Jurusan

Hari kedua dilanjutkan dengan penyampaian materi project based learning. Project based learning ada dua. Project based learning Mapel tunggal. Ini adalah project yang digunakan untuk mata pelajaran umum seperti Matematika, IPS dan sebagainya. Kedua project based learning Mapel produktif seperti animasi dan lainnya.

”Nanti kita arahnya ke situ. Nah fokus untuk project based learning yang sifatnya vokasi itu, intinya bagaimana sekolah itu dalam membuat pembelajaran itu berbasis kepada produk, produk yang dibutuhkan industri atau permintaan industri,” terangnya.

Tak dimungkiri, pendampingan dua hari tidaklah cukup bagi para guru. Karenanya, Cahya menekankan kepada para guru untuk terus belajar secara mandiri agar lebih memahami konsep kurikulum merdeka hingga penerapannya.

Sementara itu, Kepala SMKN 3 Sumbawa, Ir. Hasiah, S.Pd mengungkapkan, sekolahnya akan menerapkan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) mulai tahun pelajaran 2023/2024. Berdasarkan SK Kementerian tahun pelajaran 2023/2024, SMKN 3 ditentukan sebagai sekolah mandiri belajar kurikulum merdeka.

Baca juga:  Belum Mencapai Kuota, SMKN 2 Perpanjang Waktu Pendaftaran Tiga Kompetensi Keahlian

Ada 3 pilihan untuk sekolah yang akan menerapkan Kurikulum Merdeka. Pertama, pilihan Mandiri Belajar. Satuan pendidikan menerapkan beberapa bagian dan prinsip Kurikulum Merdeka, dengan tetap menggunakan Kurikulum 2013 atau Kurikulum 2013 yang disederhanakan.

Kedua, jalur Mandiri Berubah. Penerapan Kurikulum Merdeka menggunakan perangkat ajar yang disediakan dalam Platform Merdeka Mengajar sesuai dengan jenjang satuan pendidikan.

Ketiga, jalur Mandiri Berbagi. Yakni penerapan Kurikulum Merdeka dengan melakukan pengembangan sendiri berbagai perangkat ajar pada satuan pendidikan.

Sebelum kurikulum merdeka resmi diterapkan, Hasiah telah mengikuti bimbingan teknis persiapan implementasi kurikulum merdeka yang digelar di Surabaya pada 21-28 September 2022 lalu.

Kemudian ditindaklanjuti dengan menggelar kegiatan pendampingan 30 guru dari semua Kompetensi Keahlian (KK). ”Harapannya wawasan teman-teman semakin terbuka, yang tadinya bingung menjadi lebih faham. Sehingga memudahkan dalam pembuatan capaian pembelajaran,” tandasnya. (Jho)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...