Tidak Taat Prokes, 58 Orang Langsung Dilakukan Rapid Test Antigen

Bagikan berita

SUMBAWA – Petugas gabungan terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, Satgas BUMN, dan Dikes Sumbawa menggelar Operasi yustisi, Sabtu (23/1/2021) malam. Kali ini tim menyisir taman dan sejumlah cafe tonkrongan.

Sebanyak 58 orang terjaring dalam operasi tersebut langsung dilakukan rapid test antigen (tes antigen cepat).

Rapid test antigen adalah tes untuk mengidentifikasi orang yang terinveksi virus corona. Dengan mendeteksi adanya materi genetik atau protein spesifik dari vitus tersebut dalam tubuh seseorang.

Sampel yang diambil adalah lendir dari dalam hidung maupun tenggorokan dengan metode usap (swab). Sehingga, rapid test antigen terkadang disebut juga dengan swab antigen.

Kasubbag Humas Polres Sumbawa, AKP Sumardi S.Sos mengungkapkan, 58 itu terjaring di sejumlah lokasi. Meliputi Taman Mangga 7 orang, Bar & Kitchen Beskem Sumbawa 6 orang, Kovie Kafe 13 orang, Cafe Ruang Hati 16 orang, Kafe Milkybo 4 orang, Kafe Ruang Temu 1 orang dan di Kafe Moke 10 orang.

Baca juga:  Satu PDP Asal Sumbawa Dinyatakan Negatif

”Warga yang berkerumun dan tidak mentaati protokol kesehatan seperti tidak menggunakan masker langsung dilakukan pengambilan sampel oleh Tim Dikes untuk diperiksa menuju ke Ambulance,” ungkapnya, Minggu (24/1).

Menurut Sumardi, ini kali pertama operasi Yustisi melibatkan Satgas BUMN dan Dikes Sumbawa. Sehingga jumlah personil yang diterjunkan mencapai 130 orang.

Personil meliputi Kapolres Sumbawa bersama 60 anggota, Dandim 1607/Sumbawa bersama 15 orang, Kasat Pol PP Sumbawa bersama 35 anggota, Kabid Penyakit Menular Dikes bersama 10 anggota, Kadis Kominfotik, Perwakilan Satgas BUMN dan RAPI. ”Total personil sekitar 130 orang,” kata Kasubbag.

Kegiatan diiawali dengan Apel di lapangan Mako Polres Sumbawa yang dipimpin langsung oleh Kapolres Sumbawa, AKBP Widy Saputra, SIK. (red)

Baca juga:  Protokol Kesehatan di Pilkada Sumbawa 2020 Harus Ditegakkan

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...