TNI-POLRI Kawal Ketat Penyaluran Bansos di Desa dan Kelurahan

Bagikan berita

SUMBAWA – Babinsa Jajaran Kodim 1607/Sumbawa bersama Jajaran Polres Sumbawa terus mengawal ketat penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) di desa maupun kelurahan di Kabupaten Sumbawa. Hal itu guna memastikan bantuan tersebut transparan dan tepat sasaran.

Dalam hal ini, Babinsa Koramil 01/Kota melakukan pengawasan dan pendampingan Bantuan Sosial Tunai (BST) Tahap II terhadap 391 KK penerima manfaat bertempat di Kantor Pos Kelurahan Seketeng Kecamatan Sumbawa.

Sementara di Desa Labuhan Sumbawa Kecamatan Labuhan Badas Babinsa Koramil 01/Kota melakukan pengawasan dan pendampingan BLT-DD terhadap 203 KK penerima manfaat, Selasa (02/06/2020).

Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda, SE, M.Sc mengatakan, pengawasan dan pendampingan oleh jajarannya itu bertujuan untuk menjamin kelancaran penyaluran serta keakuratan penerima bantuan. Agar tidak terjadi kericuhan.

Baca juga:  Desa Titik Awal Distribusi Paket JPS Gemilang, ini Mekanismenya

Dengan pendampingan tersebut diharapkan penyaluran bantuan bisa tepat sasaran. Dehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya bagi yang terdampak Covid-19.

Para pedagang dan pengunjung pasar ditertibkan

Cegah Covid-19, Pedagang dan Pengunjung Pasar Ditertibkan

Selain mengawal penyaluran Bansos, TNI juga terlibat aktif dalam upaya memutus kata rantai penyebaran Covid-19 di Sumbawa.

Hari ini, Selasa, 2 Juni Personel Gabungan Babinsa Koramil 01/Kota dan Babinsa Koramil 02/Empang Jajaran Kodim 1607/Sumbawa serta Babinkamtibmas, Dishub, Satpol PP Kabupaten Sumbawa dan Petugas Kesehatan di Posko Pengamanan Pasar Kerato Kecamatan Unter Iwes dan Pasar Baru Kecamatan Empang melaksanakan penertiban dan penataan para pedagang.

Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda, SE, M.Sc disela-sela kesibukannya mengatakan Babinsa Jajaran Kodim 1607/Sumbawa bersinergi dengan Stakeholder di wilayah masing-masing bertindak melakukan berbagai upaya dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Baca juga:  Kadus Rite I dan Sonco Kahoro Dilantik

”Karena aktifitas Pasar sangat berpotensi dalam penyebaran Covid-19, maka perlu dilakukan penataan jarak tiap-tiap lapak para pedagang agar pembeli bisa mengatur jarak dan tidak berdesak-desakan,” jelas Dandim.

Selain itu, Dandim juga menekankan kepada jajarannya agar menjaga dan meningkatkan sinergitas dengan seluruh stakeholder. Tetap semangat dalam bertugas dan mengimbau masyarakat untuk disiplin mengikuti protokol kesehatan. Menjaga jarak serta selalu menggunakan masker dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 demi keamanan dan keselamatan diri, keluarga dan masyarakat di sekitarnya. (red)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...