Wabup Sumbawa Ajak Semua Pihak Bersinergi Lawan Stunting

Bagikan berita

SUMBAWA, Samotamedia.com – Wakil Bupati Sumbawa Dewi Noviany mengajak semua pihak bersinergi melawan stunting.

Menurutnya angka stunting di Kabupaten Sumbawa mengalami penurunan prevelansi dari 8,39 persen di tahun 2021 menjadi 8,11 persen pada tahun 2022.

Penuruan tersebut berdasarkan hasil Pencatatan Elektronik dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPBGM) kepada Baduta dan Balita pada bulan Agustus 2022.

Hal itu disampaikan Wabup saat membuka rapat aksi 8 konvergensi percepatan penurunan stunting tahun 2022 di Ruang Rapat H. Hasan Usman Lantai I Kantor Bupati Sumbawa, Senin (30/1/2023).

Penurunan angka stunting tahun 2022 merupakan catatan baik sekaligus tantangan bagi para petugas untuk lebih baik lagi dalam hal penanganan stunting di Kabupaten Sumbawa tahun 2023.

Karenanya dia kembali mengajak semua pihak mulai dari OPD terkait, NGO, perguruan tinggi hingga kelurahan dan desa bersinergi dalam penanganan stunting di Sumbawa.

”Dengan ini, saya mengajak bapak ibu semua, baik para Perangkat daerah, TP3S, NGO, Perguruan tinggi, Kecamatan, desa, kelurahan dan lain-lain, agar bersinergi gotong royong dalam penanganan stunting.

Dengan menentukan jumlah kasus stunting mutlak yang akan diintervensi ditangani selama tahun 2023 secara swadaya gotong royong di 12 lokasi khusus desa tahun 2023 maupun 157 desa atau kelurahan secara keseluruhan,” kata Wabup.

Selain itu Wabup juga mengajak semua pihak untuk lebih semangat lagi untuk penanganan stunting. Baik melalui intervensi spesifik maupun sensitif. Agar sasaran baduta balita stunting ataupun keluarga berisiko stunting dapat diminimalisir. (Red)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...