Zoom Meeting dengan Menteri, Kades Batu Tering dan Batu Bulan Sampaikan Hal Ini

Bagikan berita

SUMBAWA – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Drs. A. Halim Iskandar, M.Pd menggelar zoom meeting dengan Kepala Desa Se-NTB, Selasa (2/2/2021).

Setiap Kabupaten/Kota diwakili 2 kepala desa ditambah Kadis PMD setempat. Sementara di Kabupaten Sumbawa diwakili Kepala Desa Batu Tering Alwan Hidayat dan Kades Batu Bulan Yunus Syufriadi Bakri.

Dalam kesempatan itu semua kades berkesempatan menyampaikan usul saran serta penyuarakan permasalahan yang dihadapi terkait dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs).

Dalam kesepatan tersebut, Kades Batu Tering Alwan Hidayat menyampaikan usulan peningkatan dana desa hingga mencapai Rp2 miliar per desa.

Menurutnya angaran yang ada tidak bisa mengakomodir semua kebutuhan di desa. Terlebih tak sedikit program yang seharusnya menjadi beban pemerintah daerah justru beban pembiayaannya dilimpahkan ke desa.

Baca juga:  Ingat! BLT DD Harus Transparan dan Tepat Sasaran

“Gus Menteri yang mulia, alokasi dana desa sebutannya memang besar. Tapi kalau dibagi rata dengan kebutuhan riel desa, tidak cukup. Mohon agar bisa dipertimbangkan agar bisa ditingkatkan menjadi 2 miliar,” usul Alwan.

”Hal itu mengingat bahwa banyak program organisasi perangkat daerah (OPD) yang dititipkan pembiayanya pada dana desa. Sehingga banyak program yang tertuang dalam dokumen Perencanaan Desa (RPJM-des) sebagai brackdown dari visi-misi Kades yang nyaris tak bisa terlaksana,” imbuhnya.

Kades Batu Bulan, Yunus Syufriadi Bakri

Hal senada juga disampaikan oleh Kades Batu Bulan, Yunus Syufriadi Bakri. Namun berbagai persoalan yang dihadapi di desa sejauh ini dapat teratasi. Ini semua tak lepas dari keberadaan TA Kabupaten, Pendamping Desa Kecamatan dan Pendamping Lokal Desa.

”Keberadaan TA Kebupaten, PD Kecamatan PLD sangat membantu tugas kami,” kata Kades.

Baca juga:  Tidak Taat Himbauan Bupati, Belasan Kades Pecat Perangkat Desa

Untuk diketahui, SDGs Desa merupakan role pembangunan berkelanjutan yang akan masuk dalam program prioritas penggunaan Dana Desa Tahun 2021.

Dikutif dari Permendesa 13 tahun 2020 setidaknya ada 18 tujuan dan sasaran pembangunan melalui SDGs Desa tersebut.

Meliputi desa tanpa kemiskinan, desa tanpa kelaparan, desa sehat dan sejahtera, pendidikan desa berkualitas.

Kemudian desa berkesetaraan gender, desa layak air bersih dan sanitasi, desa yang berenergi bersih dan terbarukan, pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi desa, Inovasi dan infrastruktur desa, Desa tanpa kesenjangan, kawasan pemukiman desa berkelanjutan.

Kemudian konsumsi dan produksi desa yang sadar lingkungan, pengendalian dan perubahan iklim oleh desa, ekosistem laut desa, ekosistem daratan desa, desa damai dan berkeadila, kemitraan untuk pembangunan desa, kelembagaan desa dinamis dan budaya desa adaptif. (red)

Bagikan berita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita terkait

Cari Berita Lain...